200 Ribu Realme 2 Ludes di India dalam 5 Menit, Kapan Masuk ke Indonesia?

200 Ribu Realme 2 Ludes di India dalam 5 Menit, Kapan Masuk ke Indonesia?

Tivan Rahmat | 07 Sep 2018

GANLOB.COM – Meskipun baru diluncurkan pada 28 Agustus 2018 lalu, Realme 2 telah berhasil menunjukkan eksistensinya di pasar smartphone India. Terbukti, dalam penjualan online perdananya, sebanyak 200.000 unit Realme 2 ludes terjual hanya dalam kurun waktu lima menit.

Kesuksesan ini menambah deretan kesuksesan penjualan smartphone Realme setelah sebelumnya berhasil menjual habis Realme 1 dalam dua menit pada bulan Mei lalu di situs Amazon India.

Sebagai smartphone pertama dari Realme yang akan dipasarkan secara internasional, Realme 2 juga dilansir akan menyasar berbagai pasar di kawasan Asia Tenggara dan Timur Tengah di Q4 tahun ini, Indonesia pun disinyalir akan menjadi negara selanjutnya yang akan kedatangan smartphone pertama dengan display FullView HD, notch dan baterai berkapasitas besar.

Seperti halnya Realme 1, Realme 2 dibuat berdasarkan riset lapangan yang luas dan interaksi yang mendalam dengan konsumen. Smartphone bukan hanya alat komunikasi bagi mereka, tetapi juga perangkat dasar untuk bersosialisasi, hiburan, bekerja dan belajar.

Realme 2 didesain untuk mendukung semangat dan kreativitas tanpa batas para anak muda masa kini, Realme 2 hadir sebagai pilihan terbaik bagi mereka yang mencari performa handal, desain sleek dan penuh gaya dengan harga terjangkau cocok untuk kantong anak muda.

Beberapa waktu lalu, Chief Product Officer Realme, Levi Lee mengatakan bahwa Realme 2 menjadi smartphone Realme pertama yang akan dipasarkan secara internasional. Hal ini semakin menegaskan bahwa Realme akan segera masuk ke wilayah lain yang memiliki potensi pasar yang besar.

Salah satu negara, mungkin saja Indonesia karena IDC mengatakan bahwa jumlah pengiriman smartphone ke Indonesia mencapai 30,4 juta unit pada tahun 2017, salah satu yang terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Jadi Ganlobers, bersiaplah untuk menyambut kehadiran Realme.


KOMENTAR
BERITA LAINNYA