Saat Pria Sudah Mapan, Perlukah Investasi Diproteksi?

Saat Pria Sudah Mapan, Perlukah Investasi Diproteksi?

Tivan Rahmat | 14 May 2018

JAKARTA, GANLOB.COM – Ketika pria sudah memasuki fase kemapanan secara finansial, mereka tak jarang menginvestasikan kekayaannya di berbagai sektor usaha. Pertanyaannya, perlukah mereka mendapatkan proteksi dari investasi yang mereka punya?

Terkait hal tersebut, Edhi Santoso Widjojo selaku Investment Expert AXA Mandiri mengatakan bahwa sebelum menentukan investasi, setiap orang memerlukan perencanaan dan persiapan.

“Sebelum berinvestasi, setidaknya harus mengenal dua hal, yaitu profil risiko dan tujuan investasi, termasuk horizon investasi di dalamya,” ujar Edhi dalam peluncuran AXA Asuransi Mandiri Investasi Prestise di kawasan Gatot Subroto, Senin (14/05).

Lebih lanjut soal kedua hal tersebut, Edhi mengatakan bahwa profil risiko sangat perlu dikenali agar sesuai dengan karakter seseorang, apakah termasuk agresif, defensif, atau konservatif. Nantinya jika sudah mengenal karakter diri sendiri. Jadi, pengenalan karakter diri menjadi hal yang wajib dikuasai sebelum berinvestasi agar tidak salah dalam membuka peluang. Sedangkan untuk tujuan investasi lebih kepada hasil akhir yang diharapkan dari investasi tersebut.

Selain itu, Edhi juga memberikan tips bagi mereka yang akan mulai berinvestasi.

“Baiknya dibagi menjadi tiga, yaitu investasi di sektor riil, papers (saham, obligasi, reksadana, dll), dan emergency cash untuk situasi yang tidak terduga. Satu hal lagi, jangan percayakan 100 persen investasinya kepada financial manager (konsultan keuangan) karena yang menanggung untung – rugi adalah diri sendiri,” sambung Edhi.

Peluncuran Axa Asuransi Mandiri Investasi Prestise

Meski tidak 100 persen diserahkan kepada financial manager, namun Edhi juga tidak menutupi bahwa keberadaan mereka diperlukan untuk memberikan saran kepada mereka yang akan berinvestasi, sekaligus memberikan proteksi dari investasi yang mereka buat.

Menanggapi hal tersebut, AXA menjawabnya dengan sebuah solusi baru, yaitu Asuransi Mandiri Investasi Prestise (MIP).

“Untuk itulah AXA Mandiri hadir dengan solusi yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat, bahkan Asuransi Mandiri Investasi Prestise ini menunjukkan power dan juga status sebagai orang yang sudah memahami keuangan dengan baik,” tutup Henky Oktavianus, Director of In-Branch Channel AXA Mandiri.


KOMENTAR
BERITA LAINNYA