Perjuangan Agnez Mo untuk Album X Instagram/agnez-mo

Perjuangan Agnez Mo untuk Album X

Tivan Rahmat | 14 May 2018

JAKARTA, GANLOB.COM – Dibalik kesuksesan yang kini diraihnya, siapa yang menyangka bahwa Agnez Mo sempat dilanda kebimbangan saat menentukan masa depannya.

“Titik balik dalam perjalanan karier saya adalah ketika dihadapkan pada dua pilihan, menjadi artis komersial atau seniman. Dan saya lebih memilih menjadi seniman. Itu yg membuat saya cinta terhadap musik. Saya enggak pengin rasa cinta saya hilang gara-gara alasan komersial,” ungkap Agnez Mo di sela-sela acara Konser Clear Ayo! Indonesia Bisa di kawasan Senayan Jakarta, pada Minggu (13/05).

Pelantun Coke Bottle ini pun lantas menceritakan pengalamannya saat meniti karier di Amerika Serikat.

“Sering ditolak label di Amerika Serikat pada awalnya, tapi saya tetap percaya dengan cita-cita saya. Perlahan, saya bertemu dengan orang-orang yang tepat. Saat itu ketemu sama Timberland. Bahkan, sekarang saya bekerjasama dengan Johnny Wright yg menanngai Justin Timberlake, Alicia Keys, dll,” sambung mantan penyanyi cilik ini.

Bahkan, kesulitan Agnez Mo tak sampai disitu saja. Sebelum album X keluar, ia benar-benar merasakan proses panjang yang cukup menantang.

“Sebelum album X keluar, saya sebenarnya sudah punya sekitar 70 – 80 lagu yang disiapkan. Lama-lama, jumlahnya menjadi kecil seiring masukkan dari orang-orang yang kompeten di bidangnya,” tutup penyanyi 31 tahun tersebut.

Album X sendiri pada akhirnya berisikan 10 lagu, termasuk hits Long As I Get Paid.


KOMENTAR
BERITA LAINNYA