Selain Egy, Ini Pemain Indonesia yang Merumput di Klub Eropa

Selain Egy, Ini Pemain Indonesia yang Merumput di Klub Eropa

Tivan Rahmat | 13 Mar 2018

JAKARTA, GANLOB.COM – Egy Maulana Vikri menjadi buah bibir dalam beberapa hari terakhir karena resmi memperkuat klub peserta Liga Polandia, Lechia Gdansk. Namun sebelum Egy, terdapat beberapa pemain Indonesia yang merumput di klub Eropa.

Kurniawan Dwi Yulianto
Sebagai salah satu maskot PSSI era Timnas Primavera Baretti, Kurniawan Dwi Yulianto merupakan salah satu talenta terbaik skuat Merah Putih di awal tahun 1990. Bahkan, pemain berjuluk ‘Si Kurus’ ini sempat menimba ilmu dengan bermain di dua klub Eropa, yaitu Sampdoria (liga Italia) dan FC Luzern (Liga Swiss).

Sayang, kiprahnya di kedua klub tersebut tidak panjang karena masing-masing hanya bertahan selama satu musim saja.

Kurnia Sandy

Kurnia Sandy
Serupa dengan Kurniawan, Kurnia Sandy merupakan anggota timnas Indonesia Primavera Baretti yang ‘disekolahkan’ di Sampdoria junior dalam periode 1996-1997. Bahkan, ia memiliki caps yang lumayan banyak, yaitu 59 penampilan.

Namun selepas program yang digalang PSSI itu berakhir, kiper yang sempat dilabeli julukan Pagliuca-nya Indonesia ini pulang ke Tanah Air untuk bergabung bersama Pelita Jaya.

Bima Sakti

Bima Sakti
Bima Sakti Tukiman melengkapi daftar anggota Timnas Indonesia Primavera Baretti yang memperkuat Sampdoria. Kini di usianya yang sudah 42 tahun, pemilik 52 caps bersama Timnas Garuda ini masih berkecimpung di dunia sepakbola dengan menjadi asisten pelatih Luis Milla di timnas senior.

Arthur Irawan

Arthur Irawan
Di masa kekinian, bercokol nama Arthur Irawan. Sebelum resmi menjadi pemain Persebaya Surabaya, pria 25 tahun kelahiran Surabaya ini sempat menimba ilmu di Negeri Matador untuk bermain bersama Espanyol B dan Real Malaga B.

Catatan cukup baik ditorehkan Arthur ketika masih berjersey Espanyol B. Beroperasi sebagai gelandang, ia sanggup mengemas dua gol dari 22 penampilan.

Alfin Tuasalamony

Alfin Tuasalamony
Beroperasi sebagai bek sayap, Alfin Tuasalamony mewarisi darah Maluku yang penuh dengan stamina. Bakat sepakbolanya terlihat kala dirinya masih tergabung dalam SSB Deportivo Indonesia tercium oleh peserta Liga Belgia, Vise.

Pada 2011, pria yang saat ini membela Persija Jakarta resmi diperkenalkan sebagai pemain C.S. Vise. Selama dua musim di Belgia, Alfin tampil sebanyak 40 kali dengan koleksi 1 gol.

Syamsir Alam

Syamsir Alam
Satu paket dengan Alfin, Syamsir Alam juga terbang ke Belgia untuk memperkuat C.S. Vise selama dua musim. Digadang-gadang bakal bersinar, pemain 25 tahun tersebut justru hilang di telan bumi. Sekembalinya ke Tanah Air, ia sempat menjajal beberapa klub, seperti Sriwijaya FC, Pelita Bandung Raya, dan Persiba Balikpapan.

Namun saat ini, Syamsir Alam lebih menikmati profesi barunya sebagai pembawa acara di salah satu stasiun televisi swasta di Indonesia.


KOMENTAR
BERITA LAINNYA