Pilih Motor Matik atau Manual? Kenali Dulu Kekurangan dan Kelebihannya!

Pilih Motor Matik atau Manual? Kenali Dulu Kekurangan dan Kelebihannya!

Tivan Rahmat | 19 Apr 2017

GANLOB.COM – Bila dicermati, keberadaan motor di Indonesia saat ini seperti jamur di musim penghujan, banyak banget, Ganlobers. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) saja mencatat bahwa hingga akhir 2016, jumlah motor se-Nusantara mencapai 85 juta unit.

Maka, jangan heran jika tiap harinya kalian melihat motor dengan plat baru yang mengaspal di jalanan, entah itu motor matik ataupun manual. Nah, bicara soal motor matik dan manual, kira-kira kalian lebih memilih yang mana? Atau justru masih bingung untuk menentukannya?

Agar tidak ragu-ragu dalam memilih motor, yuk kenali dulu plus minus motor matik vs motor manual berikut ini.

Kelebihan Motor Matik

Enggak Ribet
Kalian cukup starter dan gas-rem saja dengan kedua tangan, tanpa harus menginjak gigi ataupun kopling.

Model Variatif
Jika diperhatikan, model motor matik jauh lebih banyak ketimbang motor manual. Contohnya sederhana saja, frekuensi peluncuran motor matik baru tiap tahunnya lebih besar ketimbang motor manual.

Gampang Dipermak
Saat mengunjungi bengkel modifikasi, waktu yang dibutuhkan untuk mengubah motor matik jauh lebih cepat daripada mengurusi modifikasi motor manual. Hal ini disebabkan oleh komponen motor matik yang simple, tidak seribet motor manual.

Harga Beli Murah
Karena persaingan antar produsen motor matik sangat kompetitif, harga yang ditawarkan untuk satu unit motor bertansmisi otomatis ini juga cukup ramah dengan isi dompet.

Bagasi Ekstra
Tidak seperti motor manual yang sedikit menyisakan ruang untuk menyimpan atau menaruh barang, motor matik memiliki bagasi yang lebih luas. Selain di bawah jok, kalian juga masih bisa menaruh barang di atas pijakan pengendara.

Kekurangan Motor Matik

Rewel dan Ringkih
Bagi para pemilik motor matik, sudah lumrah untuk mengganti ban, van belt, roller, dan rem dalam kurun waktu kurang dari setahun. Berbeda dengan motor manual yang menggantinya lebih dari satu tahun.

Boros Bensin
Selain mempercepat keausan ban, tipikal motor gas-rem kayak matik juga berimbas pada bahan bakar juga, lho. Hal ini terjadi karena tidak adanya peralihan transmisi yang bisa menekan pengeluaran emisi gas.

Tarikan kurang ciamik
Bagi penggila kecepatan, motor matik sangat tidak disarankan. Meski tarikan awal bisa langsung ngacir, namun ‘nafas’ motor tidak sepanjang motor manual yang bisa ditingkatkan lewat peralihan gigi. Jadi untuk jarak jauh, biasanya motor matik akan keteteran untuk mengejar motor manual.

Harga Jual Rendah
Jangan kaget bila motor matik seken jauh lebih murah ketimbang motor manual. Alasannya sederhana, kondisi motor matik bekas biasanya lebih ringkih, ditambah dengan harga motor barunya yang cukup murah.


KOMENTAR
BERITA LAINNYA