Mengenali Gejala Meningitis Babi dan Pencegahannya Sumber Foto: Irish News

Mengenali Gejala Meningitis Babi dan Pencegahannya

Tivan Rahmat | 14 Mar 2017

GANLOB.COM – Nama Bali kembali menghiasi sejumlah headline di beberapa media. Bukan karena keelokan daerahnya, melainkan karena wabah meningitis babi.

Sebelum beranjak lebih jauh mengenai gejala meningitis babi, perlu diketahui terlebih dahulu bahwa penyakit dengan nama ilmiah meningitis streptococcus suis (MSS) ini ditularkan lewat kontak langsung antara inang (babi) dengan manusia, biasanya melalui perantara kulit.

Dilansir dari outbreaknewstoday, Senin (13/03/2017), gejala meningitis babi biasanya diawali dengan rasa mual, demam, sakit kepala, hingga muntah-muntah. Namun bila tidak langsung ditangani secara intensif, dampak meningitis babi bisa berimbas pada penyakit yang lebih serius lagi.

Pendarahan kulit, sepsis, endocarditis, arthritis, dan bronkopneumia yang tadinya bersifat sementara bisa menjadi permanen, hingga menyebabkan komplikasi pada pendengaran yang berakhir dengan tuli permanen.

Biasanya, pengidap penyakit ini merupakan peternak babi atau orang-orang yang biasa bersentuhan dengan hewan ini, seperti para pekerja di pemotongan hewan dan rumah makan yang menyajikan hidangan babi.

Meski begitu, meningitis babi bisa dicegah dengan mengubah kebiasaan, seperti menghindari kontak langsung dengan babi, memakai sarung tangan pelindung dan menghindari cedera, cuci tangan secara menyeluruh setelah mengolah babi atau daging babi mentah.

 


KOMENTAR
BERITA LAINNYA